SOSIALISASI POLDA BENGKULU TAHUN 2026 DI UM BENGKULU

Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Polda Bengkulu Tahun 2026 yang berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Bengkulu bagian Bidang Kemahasiswaan, kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor UM Bengkulu Dr. Susiyanto, M.Si dan di hadiri Wakil Rektor I Dr. Kasmirudin, M.Si, Wakil Rektor III Dr. Surohim, M.Si, Dekan dan Wakil Dekan III di Lingkungan UM Bengkulu dan Kepala UPT Kemahasiswaan. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 02 Februari 2026, bertempat di Aula Hasan Dien Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, pihak Polda Bengkulu menyampaikan sejumlah materi penting, di antaranya terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), bahaya penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Sosialisasi ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Para peserta aktif mengikuti jalannya acara, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab, di mana mahasiswa diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan narasumber. Hal ini menciptakan suasana yang komunikatif serta memperkaya pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat menjadi individu yang lebih sadar hukum, memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta mampu berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara pihak kepolisian dan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan tercipta lingkungan kampus yang aman, tertib, dan kondusif, serta mahasiswa yang siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Loading